-->

Perbedaan Sunscreen dan Sunblock

Kebanyakan orang menganggap bahwa sunscreen dan sunblock adalah satu produk yang sama. Keduanya toh sama-sama memiliki kemampuan untuk melindungi kulit agar tidak terbakar oleh sinar matahari. Namun, benarkah keduanya adalah produk yang memiliki kandungan dan manfaat yang sama?

Perbedaan Sunscreen dan Sunblock


Sebelum melakukan aktivitas di bawah sinar matahari, orang menggunakan sunscreen atau sunblock untuk melindungi kulitnya. Nah, produk tabir surya ini memang memiliki “judul” yang sama, yakni sama-sama melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Akan tetapi, keduanya adalah produk yang sebenarnya sangat berbeda.

Biar kamu nggak bingung dan bisa membedakan antara sunscreen dan sunblock, simak penjelasan sederhana dari Halo Sehat mengenai perbedaan sunscreen dan sunblock berikut ini!

1. Definisi Sunscreen dan Sunblock


Tahukah kamu, sunscreen dan sunblock ternyata punya definisi yang berbeda, lho. Sunscreen hanya akan membuat lapisan (as a screen) untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Akan tetapi, sunscreen tidak memiliki kandungan yang bisa menangkan sinar UVA.

Lain halnya dengan sunblock, produk ini diklaim dapat menghalangi (block) semua kandungan dalam sinar matahari. Sunblock memberikan proteksi terhadap sinar UVA dan UVB yang dapat mengakibatkan kerusakan kulit serius.

Akan tetapi, di Amerika ada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration) yang melarang penggunaan kata “sunblock” pada produk tabir surya. Pasalnya, kata “sunblock” dirasa berlebihan dan sering membuat orang salah kaprah.

Banyak orang yang mengira bahwa satu kali penggunaan sunblock bisa memberikan proteksi yang lama. Padahal, sunblock tetap harus diaplikasikan berulang setiap beberapa jam sekali agar bisa memberikan perlindungan yang optimal.

2. Fungsi


Baik sunscreen maupun sunblock adalah produk tabir surya yang memang dianjurkan untuk dipakai sebelum kamu melakukan aktivitas di luar ruangan pada siang hari. Namun, perlu kamu tahu bahwa keduanya ternyata memiliki fungsi yang berbeda.

Sunscreen umumnya hanya bisa melindungi kulit dari sinar UVB saja. Sinar UVB ini yang menyebabkan kulit terbakar dan terasa perih. Produk ini akan menyerap sinar matahari agar tidak masuk ke lapisan kulit terdalam. Akan tetapi, sinar UVA masih bisa meresap ke dalam kulit meskipun kamu sudah menggunakan sunscreen.

Sementara sunblock memiliki fungsi yang lebih baik dalam melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Selain dapat menghalangi sinar UVB masuk ke lapisan dalam kulit, sunblock juga mampu menangkal sinar UVA. Paparan sinar UVA dapat menimbulkan flek hitam, penuaan dini, kerutan, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.

3. Kandungan


Beda fungsi, beda pula kandungan yang terdapat di dalam sunscreen dan sunblock. Sunscreen mengandung cairan kimia yang bertugas sebagai filter untuk menyaring sinar UV agar tidak menembus lapisan kulit terdalam.

Adapun kandungan yang terdapat dalam sunscreen antara lain adalah Octylcrylene, Avobenzone, Octinoxate, Octisalate, Oxybenzone, Homosalate, Helioplex, 4-MBC, Mexoryl SX dan XL, Tinosorb S dan M, Uvinul T 150, dan Uvinul A Plus.

Untuk sunblock, produk ini mengandung mineral zinc oxide dan titanium oxide. Zinc oxide bertugas untuk memecah panas dan energi yang dihasilkan sinar UV, serta menghalangi sinar UV menyentuh permukaan kulit. Sementara titanium oxide memiliki kestabilan dan kemampuan reflektif sehingga membuat sunblock tahan berjam-jam di kulitmu.

4. Tekstur


Perbedaan antara sunscreen dan sunblock juga terlihat pada teksturnya. Jika diamati lebih seksama, sunscreen punya tekstur yang lebih cair dan tipis. Bahkan, terkadang sunscreen ini bersifat transparan sehingga bisa langsung diaplikasikan pada kulit tanpa meninggalkan bekas.

Sunblock punya tekstur yang lebih kental seperti krim lotion. Teksturnya pun tidak seringan sunscreen. Jika kamu mengaplikasikan sunblock secara tidak merata, maka kamu akan melihat whitecast pada kulitmu.

5. SPF dan PA


Selain mengenal perbedaan antara sunscreen dan sunblock secara sederhana, kamu pun harus mencermati kandungan SPF dan PA yang terdapat dalam produk tabir surya yang kamu beli.

SPF adalah Sun Protection Factor. Jumlah SPF dalam produk tabir surya menunjukkan ketahanan produk tersebut dalam melindungi kulitmu. Kulitmu akan terbakar saat terpapar sinar matahari selama 15 menit tanpa perlindungan apapun. Angka SPF dalam suatu produk akan menginformasikan waktu produk tabir surya tersebut dalam melindungi kulitmu.

Sebagai contoh, ada produk sunscreen atau sunblock dengan SPF 30. Itu artinya, produk ini akan memberikan perlindungan pada kulit selama 450 menit (SPF 30 x 15 menit). Semakin tinggi nilai SPF-nya, maka semakin lama pula proteksi yang ditawarkan.

PA adalah Protection Grade of UVA, sebuah inovasi yang dikembangkan oleh produsen tabir surya di Jepang untuk melindungi kulit dari sinar UVA. Tanda “+” di belakang tulisan “PA” akan menandakan kekuatan kandungan PA di dalamnya. Semakin banyak tanda “+”, semakin baik pula perlindungan anti-UVA yang ditawarkan.

Jadi, alangkah baiknya jika kamu membeli sunscreen atau sunblock yang mengandung SPF dan PA. Pasalnya, produk dengan tambahan SPF dan PA tentu akan memberikan proteksi yang lebih baik untuk kulitmu.

6. Cara Pakai


Pemakaian sunscreen atau sunblock disesuaikan dengan teksurnya. Misalnya, jika sunscreen memiliki tekstur yang terlalu cair, maka kamu harus segera meratakan sunscreen ketika menyentuh kulitmu. Sementara sunblock memiliki tekstur yang menyerupai lotion sehingga cara pemakaiannya pun hampir sama.

Satu hal yang pasti, baik sunscreen maupun sunblock harus dipakai 30 menit sebelum kulit mulai terpapar sinar matahari. Menggunakan tabir surya lalu langsung beraktivitas di bawah sinar matahari hanya akan mengurangi kinerja sunscreen atau sunblock dalam melindungi kulitmu.

7. Mana yang Lebih Baik?


Masih bingung memilih antara sunscreen dan sunblock? Bagi orang awam, tentu saja hal ini akan terasa mudah. Pasalnya, sebagian besar orang mengira bahwa sunscreen dan sunbloack adalah dua hal yang sama.

Namun, perlu kamu ingat bahwa produk terbaik untuk melindungi kulit dari sinar matahari adalah sunblock. Seperti penjelasan sebelumnya, sunblock mampu memberikan proteksi yang lebih baik untuk kulitmu karena dapat menangkal sinar UVA dan UVB secara efektif.

Walaupun sunblock lebih baik dibanding sunscreen, tapi keduanya tidak akan mencegah kulit jadi gosong karena lama beraktivitas di bawah sinar matahari. Perubahan warna kulit akibat paparan sinar matahari merupakan kondisi yang di luar kemampuan sunblock.

Sudah tahu kan perbedaan antara sunscreen dan sunblock? Kini, kamu bisa meneliti produk tabir surya sebelum membeli. Kira-kira manakah produk yang kamu butuhkan? Keduanya sama-sama memberikan proteksi terhadap paparan sinar matahari, lho.

Kini, sunscreen maupun sunblock sudah banyak dijual di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, brand yang memproduksi tabir surya juga mengeluarkan varian untuk anak-anak, pria, kulit berminyak, bahkan untuk kulit sensitif.

Share with your friends

Olahraga

[Olahraga][recentbylabel]